Rabu, 02 November 2016

EKONOMI MANAJERIAL



Teori Laba
Menurut  bahasa teori laba adalah tingkat keuntungan pada setiap perusahaan biasanya berbeda pada setiap jenis industry. Ada beberapa teori-teori laba yang erat kaitannya dalam ekonomi manajerial, yaitu :

1. Risk Bearing Theory of Profit (teori laba dalam menghadapi resiko)
        Perusahaan harus mendapatkan keuntungan di atas normal (laba ekonomis ) apabila jenis usahanya mempunyai resiko yang sangat tinggi. Contoh : Pengeboran minyak lepas pantai.

2. Frictional Theory of Profit(teori laba friksional)
Asumsinya : Pasar sering berada dalam posisi disequilibrium. Akibatnya perusahaan tidak pernah mendapat laba di atas normal melainkan hanya laba normal saja. Contoh munculnya kendaraan bermotor mengakibatkan permintaan baja melonjak dan perusahaan baja menikmati laba di atas normal, kemudian ada penemuan bahwa baja bisa diganti plastik sehingga permintaan akan baja menurun sedangkan permintaan plastik naik.

3. Monopoly Theory of Profit (teori laba memonopoli)
Perusahaan dapat mempertahankan laba di atas normal dalam jangka panjang  apabila perusahaan tersebut dapat memperoleh fasilitas dari pemerintah, hak paten, dapat mencapai skala ekonomis, dll.

 4. Inovation Theory of Profit(teori laba inovasi)
Perusahaan dapat memperoleh laba di atas normal apabila ia dapat mencapai Penemuanpenemuan baru. Contoh : IBM, Xerox.

5.  Managerial Efficiency Theory of Profit / Compensatory Top
       Suatu perusahaan dapat mencapai laba di atas normal apabila ia berhasil melakukan efisiensi di berbagai bidang serta dapat memenuhi keinginan konsumennya


Peran laba
              Peranan laba dalam perusahaan menurut M.Nafarin (2007 : 231),  yaitu:
1.    Laba adalah efesiensi usaha setiap perusahaan sekaligus merupakan suatu kekuatan pokok agar perusahaan dapat tetap bertahan untuk jangka pendek dan jangka panjang perusahaan
2.    Laba adalah balas jasa atas dana yang ditanam perusahaan
3.    Laba merupakan salah satu sumber dana usaha perusahaan
4.    Laba merupakan sumber dana jaminan surat para karyawan
5.    Laba merupakan daya tarik bagi pihak ketiga yang ingin menanamkan dananya
Labapentingbagiperusahaankarena:

1.  labasebagaisumberpembiayaan, seperti:
-         peningkatan kualitas SDM
-         perluasan produk
-         perluasan pasar
-         pembiayaan lainnya

2. laba sebagai ukuran pembayaran pajak
3. laba sebagai ukuran untuk membagi hasil usaha (deviden)
4. laba merupakan cerminan kesehatan operasional perusahaan.
5. laba sebagai sumber pembiayaan kesejahteraan.
6. laba sebagai sumber pembiayaan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungannya.

Laba sering disimbolkan dengan (baca: piyang merupakan singkatan dari kata profit. Sehingga rumusnya sering dituliskan sebagai berikut:
 TR – TC


Teori Perusahaan


Teori Perusahaan mengakui maksimisasi laba sebagai sasaran utama perusahaan. Pertama-tama maksimisasi laba jangka pendek. Untuk jangka panjang, maksimisasi nilai yang diharapkan (expected value).Berikut beberapa butir penting yang dikemukakan teori perusahaan:

  • Organisasi yang menggabungkan dan mengatur semua sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan barang dan jasa yang siap dijual.
  • Perusahaan bisnis adalah kombinasi antara: orang, asset fisik dan keuangan, serta system dan informasi.
  • Orang yang terlibat langsung: shareholders, management, employee, supplier, customers. Mereka dipengaruhi secara langsung oleh operasional perusahaan.
  • Society (stakeholders) dipengaruhi oleh kegiatan firm karena: (1) Bisnis gunakan sumberdaya yang langka; (2) Bisnis membayar pajak; (3) Bisnis menyediakan pekerjaan; dan (4) Bisnis memproduksi barang dan jasa untuk masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan harus beroperasi secara optimal.
 Referensi : Supawi Pawenang, 2016, Modul Ekonomi Manajerial, Fakultas Ekonomi, UNIBA SURAKARTA
http://uniba.ac.id/home/ 
http://supawi-pawenang.blogspot.co.id/